Nasionalinfo.Com, Kendari – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa, resmi melantik Wahyudin, S.Si sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2029.
Pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Claro Kendari, Sabtu (5/9/2026). Dalam kepengurusan tersebut, Arnol Ibnu Pradana, S.I.Kom dipercaya sebagai Sekretaris DPD KNPI Sultra.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi kepemudaan Sulawesi Tenggara sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru DPD KNPI Sultra untuk periode tiga tahun ke depan.
Ketua Umum DPP KNPI Putri Khairunnisa menegaskan pentingnya menjadikan KNPI sebagai wadah bersama bagi seluruh elemen pemuda.
” KNPI harus mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta mendorong pemuda mengambil peran strategis dalam pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ucap Putri Khairunnisa dalam sambutanya.
Putri berharap kepemimpinan Wahyudin bersama jajaran pengurus DPD KNPI Sultra mampu membangun organisasi yang solid, terbuka dan memberikan ruang yang luas bagi generasi muda untuk berkembang.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara KNPI dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dunia usaha, perguruan tinggi dan berbagai elemen masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan.
Wahyudin: KNPI Harus Jadi Ruang Kaderisasi Pemimpin Masa Depan
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sultra Wahyudin, S.Si menegaskan komitmennya menjadikan KNPI sebagai ruang kaderisasi bagi generasi muda.
Menurut Wahyudin, KNPI harus mampu mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki kapasitas dan integritas, baik untuk kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional.
“KNPI harus menjadi ruang kaderisasi bagi generasi muda untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tegas Wahyudin.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus DPD KNPI Sultra agar menjaga kekompakan dan bekerja dalam satu komando.
Menurutnya, soliditas organisasi merupakan modal utama agar seluruh program yang telah dirancang dapat dijalankan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wahyudin menegaskan, KNPI tidak boleh dijadikan sebagai tempat untuk mencari keuntungan pribadi. Sebaliknya, organisasi harus menjadi ruang untuk memberikan kontribusi dan pengabdian bagi kemajuan pemuda dan Sulawesi Tenggara.
“Jangan jadikan organisasi sebagai tempat mencari keuntungan pribadi. KNPI adalah ruang untuk memberikan kontribusi dan pengabdian bagi kemajuan pemuda dan Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pengurus mampu mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dengan semangat tersebut, kepengurusan DPD KNPI Sultra periode 2026–2029 di bawah kepemimpinan Wahyudin, S.Si bersama Sekretaris Arnol Ibnu Pradana, S.I.Kom, diharapkan mampu memperkuat konsolidasi kepemudaan sekaligus melahirkan program-program yang menyentuh kebutuhan generasi muda.
Bagi Wahyudin, kepemimpinan KNPI bukan sekadar jabatan struktural, tetapi sebuah amanah untuk membangun ekosistem kepemudaan yang mampu melahirkan kader-kader potensial dan pemimpin masa depan.














