Muscab APBMI Kolaka dan Kolaka Utara Tetapkan Kepengurusan Baru, Perkuat Profesionalisme Jasa Bongkar Muat

Nasionalinfo.Com, KOLAKA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Kolaka Utara menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I dan III sekaligus pemilihan Ketua Cabang di Ruang Pulau Maniang, Hotel Sutan Raja, Jalan Bypass, Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.45 WITA tersebut dipimpin oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APBMI Sulawesi Tenggara, Dr. H. Supriadi, SH., MH., Ph.D, serta dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APBMI, H. Juswandi Kristianto, pemda kolaka utara, Kejari Kolaka, polres kolaka, kupp kolaka, danlanal, pom, pengurus DPW APBMI Sulawesi Tenggara, peserta musyawarah, dan perwakilan perusahaan bongkar muat dari Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Kolaka Utara.

Muscab I dan III menjadi forum strategis bagi organisasi untuk melakukan konsolidasi, mengevaluasi program kerja, sekaligus memilih dan menetapkan kepengurusan DPC APBMI di dua kabupaten tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan proses pemilihan Ketua DPC APBMI Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Kolaka Utara. Setelah proses pemungutan suara selesai, panitia membacakan hasil pemilihan ketua cabang terpilih yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua terpilih.

Selain agenda pemilihan, peserta Muscab juga menggelar rapat pembahasan program kerja dan penyusunan kepengurusan organisasi untuk masing-masing cabang.

Dalam forum tersebut, peserta menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai arah pengembangan organisasi ke depan. Salah satu fokus utama adalah penguatan organisasi melalui penyempurnaan struktur kepengurusan yang profesional dan aktif serta penyusunan program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang yang terukur.

” Muscab kali ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi bagi anggota maupun tenaga kerja bongkar muat, termasuk penguatan pemahaman terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan pelabuhan,” ucap Supriadi

Kata Tuan Takur sapaan akrabnya, di bidang kemitraan, APBMI berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti KSOP, Pelindo, pemerintah daerah, TNI-Polri, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya. Organisasi juga akan meningkatkan komunikasi dengan seluruh perusahaan bongkar muat yang beroperasi di wilayah Kolaka dan Kolaka Utara.

Rekomendasi lainnya meliputi penerapan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital, pelaksanaan evaluasi program kerja secara berkala, serta peningkatan kualitas pelayanan bongkar muat yang cepat, aman, efisien, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

” Dalam penyelesaian persoalan internal, Muscab merekomendasikan pembentukan forum komunikasi sebagai wadah penyaluran aspirasi anggota serta penyelesaian berbagai persoalan melalui mekanisme musyawarah,” ungkapnya.

APBMI juga menegaskan komitmennya dalam mendukung investasi daerah dengan berperan aktif menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan guna mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus membangun kemitraan dengan perusahaan di sektor pertambangan, perkebunan, dan industri lainnya.

Di sisi lain, seluruh peserta Muscab menyatakan komitmennya untuk menjunjung tinggi integritas organisasi dengan mematuhi etika, disiplin, dan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan. APBMI juga menegaskan penolakan terhadap praktik pungutan liar, persaingan usaha tidak sehat, maupun tindakan lain yang dapat merugikan organisasi dan pengguna jasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *