oleh

Ironis, Dunia Pendidikan Di Kabupaten Buru Sangat Memprihatinkan

Nasionalinfo.Com, Buru – Sangat disayangkan dunia pendidikan di Kepulauan Buru nampak sembererawut, hal tersebut terkuak setelah beredarnya vidio pernyataan salah satu ketua komite di desa persiapan Ukalahin.

Dalam vidio tersebut, Sarohang Waemase sebagai ketua komite yang sekaligus sebagai tokoh adat membeberkan buruknya dunia pendidikan di kepulauan buru tepatnya di Desa persiapan pemekaran Ukalahin Kecamatan Fena Laisela Kabupaten Buru, Maluku.

” Selaku ketua komite di SD dan SMP harus beta jelaskan, libur SD mulai 13 November 2018 dan seterusnya SMP juga tanggal 13 November sudah libur. Jadi di lapangan sudah tidak ada Guru mulai tanggal 13 November 2018 sampai hari ini ,” Ungkapnya dalam vidio tersebut

Lebih lanjut ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap permasalahan pendidikan yang ada di Desa Ukalahin, ia juga berharap agar dKepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru segera mengambil tindakan tegas.

” Beta perlu sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan tentang masalah ini, terkait pendidikan yang ada dinegeri Ukalahin, sejak adanya SD itu satu-satu bulan, dua-dua bulan baru buka sekali. Beta lebih jelas karena satu beta ketua komite, dan nomer dua beta tokoh adat di negeri ini, dan itu perlu beta sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru. Sementara SMP itu tutup sampe dua-dua bulan baru buka sekali, itu beta heran,” bebernya.

Ia juga berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru agar ada tindakan tegas sehingga Guru Garus Depan (GGD) dan Dewan Guru serta Kepala Sekolah yang bertugas di dua sekolah ini agar segera di panggil sehingga diketahui mengapa sampai terjadi tidak ada proses kegiatan belajar mengajar sampai berbulan-bulan.

Menanggapi permasalah tersebut Fandi Nacikit selaku Ketua Forum Mahasiswa Adat Terpencil (FORMAT) Buru Jakarta melalui pesan Whatsapph kepada wartawan nasionalinfo.com mengatakan, Bupati Buru melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru agar segera memanggil kedua kepala sekolah tersebut untuk mempertanggung jawabkan sesuai Jabatannnya.

” Kami berharap kepada Bupati Buru segera memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru untuk segera memanggil dan mengefaluasi Kepala sekolah dan Dewan Guru baik SD Negeri 9 Fena Leisela, maupun SMP Negeri 44 Buru karena telah lalai dan gagal mengemban tugas,” Tegas Nacikit, Kamis 19/9/19

Hingga berita ini di tayangkan Kepala sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buru Belum dapat di konfirmasi.

 

Laporan : Jhon k manuputty
Editor : Redaksi

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed