Organisasi Masyarakat Adat Ana Wonua Sangia Resmi Dipimpin Eman Eriksan Koluhu, Fokus Lestarikan Budaya Tolaki

Nasionalinfo.com, Kolaka – Organisasi Masyarakat Adat Ana Wonua Sangia (AWS) resmi menetapkan Eman Eriksan Koluhu sebagai Ketua Umum terpilih untuk periode 2026–2027. Penetapan tersebut menjadi awal kepengurusan baru yang berkomitmen menjadikan pelestarian budaya sebagai fokus utama organisasi.

Dalam pemaparannya di hadapan seluruh pengurus dan kader AWS, Eman Eriksan Koluhu menegaskan bahwa organisasi ini dibentuk sebagai wadah untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya, khususnya budaya Tolaki agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, kepengurusan baru telah menyepakati sejumlah program kerja prioritas yang akan dilaksanakan selama masa kepemimpinannya, di antaranya:

1. Pengadaan Sanggar Seni Ana Wonua Sangia sebagai pusat kegiatan pelestarian budaya.

2. Pelatihan Mombesara bagi kader Ana Wonua Sangia guna melestarikan tradisi dan adat istiadat Tolaki.

3. Pelatihan Silat Tolaki Kondau sebagai upaya menjaga warisan seni bela diri tradisional.

“Dasarnya organisasi ini dibentuk semata-mata untuk melestarikan budaya. Karena itu saya mengajak seluruh kader Ana Wonua Sangia menanamkan rasa cinta terhadap budaya kita, menjaga budaya Tolaki agar tetap eksis, baik di Sulawesi Tenggara maupun di seluruh Nusantara,” ujar Eman Eriksan Koluhu. Kamis, 6/8/2026

Selain menetapkan ketua umum, organisasi juga mengumumkan susunan kepengurusan inti periode 2026–2027, yaitu:

Wakil Ketua Umum: Liko Aswandi

Sekretaris Umum: Asjun, S.A.P.

Bendahara Umum: Syahrir Sahaka dan Jumain

 

Smentara itu, Dewan Penasehat organisasi diisi oleh:

* Darmin T.

* Ilyas Pikal

* Jumawar

Kepengurusan juga akan dilengkapi dengan sejumlah bidang sesuai kebutuhan organisasi guna mendukung pelaksanaan program kerja dan pengembangan Ana Wonua Sangia ke depan.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, Ana Wonua Sangia diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian budaya Tolaki serta memperkuat peran generasi muda dalam mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya di Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed