Nasionalinfo.Com,Kolaka — Datang jauh dari Kota Ambon, Provinsi Maluku, seorang pecatur berhasil membawa pulang hadiah utama berupa satu unit sepeda motor setelah tampil sebagai juara dalam Open Turnamen Catur Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kolaka.
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari tersebut resmi berakhir di Alun-Alun 19 November Kolaka, Minggu (4/10/2026). Kompetisi ini berlangsung meriah dan diikuti pecatur dari berbagai daerah.
Kemenangan pecatur asal Ambon tersebut menjadi salah satu cerita menarik dalam turnamen. Persaingan ketat sejak babak-babak awal akhirnya mengantarkan sang juara membawa hadiah utama menyeberangi laut menuju Maluku.
Ketua Harian Percasi Kabupaten Kolaka, Hermansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, khususnya para pecatur yang datang dari luar Kabupaten Kolaka.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, terutama yang datang dari luar Kolaka. Selamat kepada seluruh peserta dan para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Hermansyah. Minggu,4/10/2026.
Menurut Hermansyah, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga catur memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Kabupaten Kolaka.
Ia menegaskan, Percasi Kolaka akan berupaya menghadirkan turnamen dengan skala yang lebih besar dan hadiah yang semakin menarik pada event berikutnya.
“Untuk event-event selanjutnya, kita akan menggelar event catur yang lebih meriah dengan hadiah yang lebih menarik lagi,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi bagi para pecatur dari berbagai daerah sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet catur di Kabupaten Kolaka.
Sementara itu, Ketua Harian Percasi Sulawesi Tenggara, Muh. Usman, memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Open Turnamen Catur Percasi Kabupaten Kolaka.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan menjadi bagian dari penguatan pembinaan atlet catur di Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang digelar, semakin besar pula peluang untuk menemukan pecatur-pecatur potensial yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
Muh. Usman kemudian secara resmi menutup rangkaian Open Turnamen Catur Percasi Kabupaten Kolaka yang telah berlangsung selama tiga hari.
Dengan berakhirnya turnamen tersebut, Percasi Kolaka diharapkan tidak berhenti pada satu kompetisi, tetapi terus menghadirkan agenda pembinaan dan pertandingan secara berkelanjutan.
Pecatur datang dari berbagai daerah, strategi dipertaruhkan di atas papan catur, dan pada akhirnya satu unit sepeda motor melaju dari Kolaka menuju Ambon.














