oleh

Warga Kolaka Timur Protes Aspal Lingkar Tirawuta Di Kerja Asal – Asalan

Nasionalinfo.Com,Kolaka Timur – Baru Tujuh Bulan di kerja Proyek pengaspalan jalan lingkar Desa Tirawuta yang menembus menuju jalur Desa Peatoa dan Lalowura Kecamatan Loea Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara sudah mengalami beberapa kerusakan.

Dari pantauan media ini sejumlah jalan yang baru selesai di kerja mengalami kerusakan / pecah – pecah. padahal proyek pengaspalan tersebut menelan anggaran sekitar 20 Milliar dengan menggunakan anggaran APBD Kolaka Timur.

“ Kenapa jalan baru belum setahun dibangun sudah rusak, retaknya hampir sepanjang jalan, dan terkupas kupas proyek macam apa ini ? aspalnya kayak ta* sapi kering saja, malam dikerja siangnya sudah terkupas,” cetus Iksan saat di temui media ini. Sabtu, 17/10/2020.

Menurutnya, proyek jalan dengan menggunakan anggaran negara ini seharusnya dipertanyakan. Sebab, sudah tiga kali proyek pengaspalan itu dilakukan penambalan namun tidak pernah beres, karena kualitas aspal yang di gunakan buruk.

” ini pemerintah di Koltim sungguh – sungguh ingin membanguan atau hanya sekedar hanya mencari keuntungan saja,” ungkapnya

Ia berharap, proyek jalan seharusnya dibangun dengan niat yang baik. Karena jika dibangun dengan mencari keuntungan yang sebesar besarnya maka, sudah pasti proyek jalan itu pasti bermasalah setelah selesai dikerjakan.

Ditempat terpisah warga desa Lawoura yang merasa kesal melihat pengerjaan aspal jalur pas depan rumahnya sangat menyayangkan pembangunan aspal yang di kerjakan asal – asalan.

” Seperti inilah pak proyek pengaspalan yang dikerjakan di desa kami, bagaimana mau bagus kalau kualitas aspal saja tidak sebagaimana mestinya, karena aspal yang dipake itu aspal dingin, kemudian dari cara kerjanya juga asal – asalan. Seperti saya lihat itu aspal dingin asal ditumpah dari karung tanpa pake perekat, sehingga wajar kalau cepat terkupas, mau berapa kali pun ditempel kalau hanya seperti itu saja kualitas aspal yang dipake yakin saja pak tidak akan perna bertahan lama,” ungkap JM.

Ketgam : Yosep Sahaka Wakil Ketua Komisi III DPRD Kolaka Timur Praksi Bersatu dari Kader Partai Golongan Karya ( GOLKAR)

Sementara itu Kepala Dinas PU Kolaka Timur, Bio Mansur saat hendak dikonfirmasi di ruangannya, Senin (19/10/2020) enggan untuk berkomentar justru mengarahkan untuk menemui bidang Bina Marga ( Edi Mangkere,red ). Namun saat media ini hendak mengkonfirmasi kepala Bidang justru tidak berada di tempat.

Sementara itu Wakil Ketua Komisis III DPRD Kolaka Timur, Yosep Sahaka sangat menyayangkan adanya proyek  pengerjaan aspal yang terkesan asal jadi. Menurutnya proyek pengaspalan dengan anggaran puluhan miliaran yang mengunakan anggaran negara APBD tersebut hal yang sangat merugikan negara dengan demikian pihaknya akan segera menyikapi untuk memanggil pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas PU Kolaka Timur guna memberikan klarifikasi.

” Setelah saya mendengar, melihat kejadian pengerjaan proyek pengaspalan dengan anggaran yang luar biasa besarnya hingga puluhan mliyaran dengan hasil pekerjaannya tidak maksimal seperti itu tentu saya sangat tidak sepakat, dan tentu ini jadi pertanyaan besar buat kami ada apa ? Sebenarnya itu tidak boleh terjadi karena bisa merugikan uang negara. Pastinya saya akan segera memanggil pihak dinas PU terkait ini tentu bersama Ketua dan teman teman komisi III dalam waktu secepatnya kami akan mempertanyakan kepada dinas PU Pemda Koltim untuk pertanyakan hal demikian kenapa bisa terjadi,” pungkasnya

Laporan : Abdul Rahim.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed