oleh

Tamalaki Kolaka Utara Galang Dana Korban Gempa Sulawesi Barat

Nasionalinfo.Com, Kolaka Utara – Gempa bumi berskala 6,2 Magnitudo yang terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar), pada Kamis (14/1) meninggalkan duka untuk semua. Selain menghancurkan bangun rumah dan fasilitas publik juga banyak yang hancur. Gempa bumi juga menelan korban jiwa 81 orang (data SAR, red).

Bencana Sulbar juga menjadi perhatian bagi organisasi adat Tamalaki Patowonua Kolaka Utara (Kolut). Meskipun baru memulai melakukan pengalangan dana, Rabu (20/1/2021) tidak menyurutkan semangat organisasi suku tolaki.

“Alhamdulillah meskipun kami (Tamalaki,red) baru mulai melakukan kegiatan penggalangan dana, namun kami tetap semangat,” kata panglima Tamalaki wilaya Kodeoha, Mursin saat di temui di Jalan Bypass.

Tamalaki kata Mursin, merupakan organisasi adat suku tolaki. Tamalaki telah ada sejak nenek moyang dahulu kala yang hidup di setiap jiwa generasi muda suku tolaki, jiwa berani dan bertanggung jawab.

Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk sekedar meringankan beban keluarga di Sulbar yang terdampak bencana dan saat ini keluarga terdampak bencana masih sangat membutuhkan uluran tangan.

“Bencana ini meninggal kesedihan dan duka bagi semuanya, namun semua harus bangkit dan berdiri. Bencana ini ujian bagi semua,” ujarnya.

Mursin mengungkapkan selain bantuan dukungan moril, sandang dan pangan. Keluarga korban bencana juga membutuhkan doa dan suport moral dari seluruh anak bangsa.

“Saat ini bangsa sedang diuji, bencana wabah Covid-19 yang belum berakhir, banjir dan gempa bumi. Membutuhkan kebersamaan untuk menyelesaikan ini,” jelas Mursin.

Mursin berharap semua elemen masyarakat mau berkontribusi membantu keluarga di Sulbar. Uang Rp.1000 mungkin tidak bernilai untuk 1 lembarnya, namun kalau uang Rp.1000 dikumpulkan maka akan sangat bernilai.

“Ditengah semua pihak prihatin dengan bencana Sulbar. Semua harus tetap mengikuti protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker dan berkumpul,” tutur Aktivis HMI ini.

Laporan : Musriadi

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed