Silaturahmi Bersama CEO TRK Holding, Pemuda Mekongga Dorong Persatuan, Pemberdayaan Pengusaha Lokal dan Tender Lokal PT Vale

Nasionalinfo.com, Makassar – Puluhan pemuda Kolaka yang tergabung dalam Formakom, poros tengah dan Aliansi Masyarakat Adat Mekongga serta Ketua JMSI Kolaka Raya menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Ramah Tamah Bersama CEO TRK Holding, H. Najamuddin, di Kota Makassar. Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus menyatukan gagasan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan pengusaha lokal di Kabupaten Kolaka.

Dalam sambutannya, CEO TRK Holding, H. Najamuddin,  menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar memperkuat persatuan masyarakat Mekongga.

“Kehadiran kita malam ini sudah diatur oleh Allah SWT. Hampir sepuluh tahun lalu saya meninggalkan Kolaka karena politik. Akhirnya hari ini Allah mempertemukan kita kembali,” ujar H. Najamuddin. Kamis, 23/7/2026

Ia berharap investasi yang masuk ke Kabupaten Kolaka benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat. Menurutnya, putra daerah harus diberi kesempatan menduduki posisi strategis di perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

H. Najamuddin juga menyinggung pembangunan kawasan industri di Pomalaa. Menurutnya, pembangunan smelter yang dilakukan Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) harus mampu menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kolaka.

“Harapan saya, Kolaka bisa berkembang seperti Batam, menjadi kawasan yang maju dan eksklusif. Masyarakat Kolaka harus menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tamalaki Pribumi Mekongga, Sudarman, SH, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengesampingkan perbedaan dan memperkuat persatuan.

“Ayo kita bersatu. Kalau ada teman yang salah, kita saling mengingatkan. Yang paling penting kita bersatu dulu,” ujarnya.

Sudarman juga berharap tiga forum yang hadir diberikan ruang dalam program pemberdayaan pengusaha lokal. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan perlu dibina agar mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan memiliki perusahaan sendiri.

Dalam sesi diskusi, Edi Susanto mengusulkan agar putra daerah memperoleh kesempatan lebih besar menduduki posisi strategis di jajaran direksi perusahaan yang beroperasi di Kolaka.

Sementara Rahmin Risa Rambu mengusulkan agar kegiatan silaturahmi berikutnya dilaksanakan di Kabupaten Kolaka atau Kecamatan Pomalaa agar dapat melibatkan lebih banyak masyarakat.

Sedangkan Irfan Konggoasa menilai masyarakat Mekongga telah memiliki semangat kebersamaan, namun masih perlu memperkuat soliditas agar memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah dorongan agar  PT Vale Indonesia lebih mengedepankan mekanisme tender lokal dibandingkan tender nasional untuk pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh pelaku usaha di daerah. Peserta forum menilai kebijakan tersebut akan membuka peluang yang lebih besar bagi pengusaha lokal untuk menjadi **mitra strategis** perusahaan, sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Kolaka.

Peserta juga berharap pemerintah daerah bersama DPRD dapat memberikan dukungan terhadap upaya pemberdayaan pengusaha lokal melalui kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha daerah, sehingga manfaat investasi yang masuk ke Kolaka dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol komitmen mempererat persatuan masyarakat Mekongga dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat peran putra daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kolaka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *