Hijrah ke Makassar ternyata tidak membuat H. Najamuddin Haruna, SE melupakan tanah kelahirannya, Kolaka. Justru dari perantauan itulah, sosok yang akrab disapa Jojon tersebut mampu membangun karier dan kiprah yang semakin luas hingga dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026–2030.
Bagi masyarakat Kolaka, perjalanan Najamuddin menjadi cerita tersendiri. Ia adalah putra daerah yang mampu menembus persaingan di tingkat Sulawesi Selatan dan membuktikan bahwa anak daerah memiliki kemampuan untuk tampil di panggung yang lebih besar.
Di Makassar, kiprah Najamuddin tidak hanya dikenal dalam dunia otomotif. Ia juga aktif dalam dunia politik sebagai Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, sekaligus memimpin dunia usaha sebagai CEO TRK Houlding.
Kini, kepercayaan sebagai Ketua IMI Sulsel periode 2026–2030 menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya. Jabatan tersebut tentu bukan sekadar penghargaan, tetapi juga amanah besar untuk membangun ekosistem otomotif Sulsel agar semakin maju, profesional dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Menariknya, perjalanan Jojon menjadi gambaran bahwa kesuksesan tidak selalu harus dimulai dari kota besar. Seorang anak Kolaka mampu hijrah ke Makassar, membangun jaringan, mengembangkan usaha, aktif dalam organisasi dan politik, hingga akhirnya dipercaya memimpin organisasi otomotif tingkat provinsi.
Namun, di balik pencapaian tersebut terdapat tantangan yang tidak ringan. Sebagai Ketua IMI Sulsel, Najamuddin dituntut mampu membawa organisasi lebih dekat dengan pembalap, komunitas otomotif, pelaku usaha, hingga generasi muda yang memiliki minat besar terhadap dunia otomotif.
Harapan masyarakat Kolaka tentu sederhana: kesuksesan Jojon di Makassar jangan sampai membuat hubungan dengan daerah asal semakin jauh. Sebaliknya, keberhasilannya diharapkan menjadi jembatan bagi lahirnya lebih banyak talenta otomotif dari Kolaka dan daerah lain di Sulawesi Tenggara untuk mendapatkan kesempatan berkembang di tingkat regional maupun nasional.
Dari Kolaka menuju Makassar, perjalanan H. Najamuddin Haruna adalah bukti bahwa anak daerah juga mampu berdiri sejajar di panggung besar. Kini, tantangannya adalah membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya dapat menghasilkan perubahan nyata bagi dunia otomotif Sulawesi Selatan.
Kesuksesan seorang putra daerah pada akhirnya bukan hanya tentang jabatan yang diraih, tetapi juga tentang seberapa besar ia mampu membuka jalan bagi generasi setelahnya.
Jojon telah menorehkan langkahnya. Periode 2026–2030 akan menjadi panggung untuk membuktikan sejauh mana langkah itu mampu membawa IMI Sulsel menuju prestasi yang lebih tinggi.








