oleh

Uang Jaminan Pemeliharaan Kontraktor Tidak Di Bayar, DPRD : Ada Apa Dengan Keuangan Pemda Kolaka Timur ? 

Nasionalinfo. Com, Kolaka Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Timur akhirnya angkat bicara terkait persoalan uang jaminan pemeliharaan para kontraktor yang tidak di bayarkan Pemda Kolaka Timur hingga sampai saat ini.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Koltim, Risman Kadir saat di temui media ini mengatakan, Uang jaminan pemeliharaan jasa kontruksi wajib untuk dibayarkan karena pekerjaan sudah PHO 100%, maka dana jaminan 5 % hak pekerja harus dibayarkan sesuai dengan pasal 89 dan pasal 93 ayat (1) dan (2) Keppres 54 Tahun 2010 sebagaimana terakhir diubah dengan Perpres No. 4 Tahun 2015.
“Seharusnya pihak pemda melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Koltim wajib membayarkan uang jaminan pemeliharaan terhadap rekanan kontraktor karena pekerjaan mereka sudah selesai 100% dan telah lama di PHO.Terus kalau Kepala Badan Keuangan Daerah Koltim dalam hal ini ibu Marta seperti yang dikatakan pada para kontraktor dengan alasan nanti menunggu di perubahan anggaran baru di bayar, itu sudah tidak benar, ” Ungkap Risman Kadir. Kamis, 23/7/2020
Lebih lanjut, Risman Kadir merasa heran mengapa pembayaran Uang Pemeliharaan tersebut harus di bayarkan pada saat perubahan anggaran.
” Ada apa dengan Keuangan Pemda Kolaka Timur ?? ini perlu ditelusuri karena seperti kita ketahui bersama bahwa uang jaminan pemeliharaan itu kan uang yang sudah dianggarkan dan uangnya mesti ada, nah kalau sekarang pihak keuangan mengatakan sebagai mana yang disampaikan sama mereka nanti setelah perubahan  terus uang itu dikemanakan?  menurut saya ini patut untuk dicurigai, jadi pada kesimpulannya tidak ada alasan sekarang pihak pemda harus mengintruksikan kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah harus membayarkan uang jaminan pemeliharaan itu sesegera mungkin. Karena itu milik hak penuh para rekanan kontraktor, sebelum ada tindakan lain agar tidak ada kejadian keributan di koltim ini, apa lagi Kolaka Timur ini lagi persiapan menghadapi pilkada. Dan saya ingin Pilkada Koltim bisa berjalan kondusif damai dan aman.” Jelasnya
Sementara itu Andi Musmal yang juga merupakan politisi Partai PAN mengungkapkan bahwa dirinya sudah dua kali meminta Ketua DPRD Koltim Suhaemi Nasir, agar segera mengundang Bupati guna lakukan Rapat Dengar Pendapat ( RDP) terkait keluhan rekanan para kontraktor.
” Sudah dua kali saya mendesak meminta kepada pimpinan DPRD Kolaka Timur untuk segera mengundang Bupati beserta perangkatnya yang keterkaitan guna melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait uang jaminan pemeliharaan jasa kontruksi yang telah lama dikeluhkan para rekanan kontraktor, karena sudah lama pekerjaan mereka telah di PHO namun sampai sekarang belum kunjung dibayarkan juga. Namun Kata Beliau, Katanya ( Bupati red) ada kesalahan sehingga uang jaminan pemeliharaan belum di bayarkan nanti di perubahan baru akan di bayar, ” Ucap Andi Musmal sembari menirukan perkataan Ketua DPRD Koltim.
Lanjut Andi Musmal, “Nah kalau seperti itu penjelasannya bupati kesalahannya apa dan ini yang menjadi tanda tanya besar,ada apa ?? Kenapa harus menunggu di perubahan anggaran baru mau dibayarkan? ” Karena menurut akal sehat, logika saja sudah jelas jelas uang itu sudah dianggarkan tentu uangnya kan harus ada karena memang uang itu ada. Nah inilah yang membuat hati saya bertanya tanya, kenapa, ada apa ? Wajar saja kalau saudara saudara rekanan kontraktor pada ributkan uang tersebut karena sudah lama pekerjaan mereka di PHO tapi pihak dari Pemda yang bersangkutan belum membayarkan uang jaminan pemeliharaan yang sudah menjadi haknya mereka para kontraktor.” Ketua Andi Musmal
Andi Musmal juga berharap agar Pemerintah Daerah Kolaka Timur yang melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah KolakaTimur untuk segera membayarkan uang jaminan pemeliharaan para Kontraktor.
” Pemda Harus membayarkan uang jaminan pemeliharaan para kontraktor, karena itu hak mereka. Tidak ada alasan pemda untuk tidak membayar, ” harap Andi Musmal
Laporan : Abdul Rahim
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed