oleh

Tingkatkan Kinerja, 42 ASN Kolut Ikut Study Banding di Banyuwangi

NASIONALINFO.COMKOLAKA UTARA : Sebanyak 42 Aparatur sipil Negara (ASN) melakukan kegiatan Study banding kabupaten banyuwangi Untuk meningkatkan kinerja dan menerapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah  kabupaten kolaka utara, rekomendasi sebanyak 42 Aparatur sipil Negara yang mengikuti kegiatan Study banding tersebut di kabupaten Banyuwangi jawa timur,untuk melakukan pelatihan sistem Akuntablitas kinerja untuk  metode penilaian  kinerja pemerintahan.

Menurut keterangan Taufiq Burhan,SP.MM.sekertaris daera(sekda) mengukapkan memgenai sistem Akuntabilitas kinerja pemerintah Kolaka Utara  ini bertujuan mengakses penilaian kinerja pemerintahan sekaligus evaluasi kinerja secara Organisasi., Senin (7/10/2019).

hasil dari Masing masing Organisasi perangkat Daerah (OPD) itu akan di kumpulkan sabagai Sistem Akuntablitas kinerja Pemerintah Kabupaten, dan  juga akan ada penilaian kebupaten seindonesia

Sistem akuntabilitas kinerja istansi  pemerintahan,(Sakip) ini akan menjadi besic pemerintah kabupaten kolaka utara  untuk menjadi rencana aksi program pemerintah selanjutnya

Adapun yang terlingkup dalam Sistem akuntabilitas kinerja istansi pemerintahan(Sakip )itu  ialah berisi rencana aksi dan program menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

Pemerintah akan Melihat tujuan Organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing  menyusun rencana aksi, yang berisi rencana program berikutnya

Studi banding di Banyuwangi melalui Badan Pembangunan Daerah (Bapeda). Pesertanya yakni setiap OPD atau instansi dan Kegiatan dijadwalkan selama 5 hari dengan harapan mampu menciptakan Sistem Akutanbilitas kinerja istansi pemerintahan(SAKIP) dan tata kelola pemerintahan yang baik serta propesional. kata taupiq

Menurut Taupiq S. Kabupaten Banyuwangi sebagai tempat studi belajar dikarenakan banyuwangi merupakan salah satu kabupaten yang memperoleh predikat terbaik di indonesia dalam penyusunan dan penerapan SAKIP termasuk integrasi system e government.

Dari 42 orang 38 OPD dan 4 orang diantarnya yakni Kadis Infokom dan Kepala Bapeda yang ikut Stady banding merekalah yang akan menyususun rencana aksi untuk menjadikan sasaran program kegiatan untuk di jadikan Misi bupati selanjutanya

Jadi Sakip itu secara Nasional bukan lagi hanya sekedar menyusun dokumen tetapi sakip itu, sudah menjadi sebuah kebutuhan pemerintah.

Daerah  kabupaten Banyuwangi termasuk daera penilaian AA sehingga ditempatkan kegiatan sistem Akuntablitas kinerja istansi pemerintah (Sakip)

Harapan saya tentunya kembali dari sana bisa  menambah wawasan dan mendaptkan pengetahuan yang luas dan kembali ke daerah menerapkan pengatahuan apa yang dapatkan di Study banding di kabupten Banyuwangi sebagai daerah percontohan, saya sangat berharap bisa mendapatkan predikat BB untuk kedepan.

Laporan: Musriadi

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed