oleh

Ringankan Beban Warga Miskin, NasDem Kolaka Salurkan 500 Paket Sembako

Nasionalinfo.Com, Kolaka – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai NasDem Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra menyalurkan 500 paket sembako kepada warga kurang mampu. Jumat, 10/4/2020.

Ketua DPD Partai NasDem Kolaka, Sunaryo Sudjadi mengatakan bahwa aksi sosial dalam bentuk pembagian sembako merupakan bentuk keprihatinan terhadap situasi atas pandemi virus corona khususnya di Kabupaten Kolaka.

” Yang paling terdampak akibat pandemi virus korona ini adalah warga yang berpenghasilan rendah. Karena itu, penyaluran 500 paket sembako hanya sekedar stimulus guna meringankan beban kebutuhan pangan bagi warga kurang mampu,” terang Sunaryo Sujadi usai menyerahkan paket sembako secara simbolis di sekretariat NasDem Kolaka.

Ketgam : Sekum DPD Nasdem Kolaka, Sumardin memberikan bantuan sembako kepada warga miskin di Kelurahan Tahoa

Dijelaskannya, penerima sembako tersebut dikhususkan bagi keluarga yang paling terdampak, yaitu kaum dhuafa, janda tua, tukang ojek dan tukang becak yang tersebar di Kecamatan Kolaka, Latambaga dan Wundulako.

” Setiap paket sembakonya berisi 5 kilo gram beras dan 8 bungkus mie instan kemudian disalurkan kepada 500 kepala keluarga,” tuturnya.

Terkait aksi sosial ini, Sekretaris DPD NasDem Kolaka, Sumardin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan instruksi dari DPP NasDem.

” Aksi sosial ini merupakan tindaklanjut dari program Indonesia Memanggil yang telah ada sebelumnya yang kemudian diperkuat melalui atas instruksi Ketua Umum NasDem, Surya Paloh terkhusus dalam menyikapi Covid 19 ini,” jelas Sumardin.

Mantan Jurnalis ini menambahkan bahwa sebagai benntuk keprihatinan Partai NasDem dalam memerangi penyebaran Covid 19, Surya Paloh telah menyerahkan Hotel Bintang 5 miliknya untuk dijadikan posko gugus tugas nasional. Bahkan gaji anggota dewan NasDem dipotong 50 persen sebagai sumbangan untuk pembelian APD.

Karena itu, tambah Sumardin, guna memutus rantai penyebaran Covid 19, warga wajib patuh terhadap protokol pencegahan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kalau tidak ingin jadi korban virus korona, maka ikuti arahan resmi pemerintah. Kemudian warga juga jangan cepat terpropokasi berita yang belum dijamin kebenarannya,”tutupnya.

Laporan : AO

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed