oleh

Peringati Harganas Ke – 28, Bupati Koltim : Peran Keluarga Sangat Penting Dalam Pencegahan Stunting

Nasionalinfo.Com, Kolaka Timur – Bupati Kolaka Timur, Hj Andi Merya SIP memimpin langsung Hari peringatan Keluarga Nasional ke – 28 tahun 2021 di Kabupaten Kolaka Timur ( Koltim) yang dilaksanakan dihalaman Puskesmas Tirawuta, yang dirangkaikan dengan pelayanan sejuta akseptor (PSA) tahun 2021.

Kegiatan Harganas Ke 28 mengangkat tema  ” Keluarga cerdas stunting ” yang di hadiri Ketua TP PKK Hj Diana Samsul Bahri, SP beserta para pimpinan OPD dan masyarakat, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Dalam sambutannya, bupati Kolaka Timur Hj. Andi Merya, S.IP, menyampaikan bahwa kegiatan Harganas Ke – 28 merupakan momentum yang sangat penting untuk dilaksanakan.

Ketgam : Bupati Kolaka Timur, Andi Merya

” Kegiatan ini adalah suatu hal terpenting yang merupakan momentum untuk kita menghidupkan kembali kesadaran kolektif karena pentingnya keluarga dalam tatanan kehidupan social, yaitu pencegahan stunting, terlebih pada masa pandemi saat ini, dimana anak-anak lebih banyak beraktivitas dalam rumah. Maka peran serta tanggung jawab keluarga guna memenuhi kebutuhan anak lebih utama dalam penvegahan stunting, ketimbang harus terdampak sebelumnya,” ucap Andi Merya.

Menurut Andi Merya, idealnya dalam pencegahan stunting, keluarga harus berperan dalam menurunkan beban masalah gizi, seperti menyediakan makanan bergizi seimbang dan berkualitas, tentu diterapkannya pula pola asuh yang berkualitas dalam sebuah keluarga.

Lebih lanjutnya Kata Andi Merya orang nomor satu di Kolaka Timur, Masalah stunting penting untuk diselesaikan, karena berpotensi untuk bisa mengganggu potensi sumber daya manusia begitu juga hubungannya dengan tingkat kesehatan, bahkan kematian anak.

” seperti diketahui bahwa hasil dari survey status gizi balita Indonesia (SSGBI) menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan angka stunting ini telah menurun namun angka tersebut masih dinilai tinggi, karena mengingat WHO menargetkan angka stunting tidak boleh lebih dari 20 persen.” Tutup Andi Merya.

Laporan : Abdul Rahim

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed