oleh

Kondisi Jalan Rusak, DPRD dan Tokoh Masyarakat Koltim Desak PT HK Hentikan Penggunaan Mobil 10 Roda

Nasionalinfo.Com, Koltim – Anggota DPRD Koltim, Risman Kadir dari praksi PAN bersama tokoh masyarakat Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, mendatangi kantor PT HK waduk bendung Ladongi. Rabu, 18/3/2020.

Kedatagan Risman Kadir dan tokoh masyarakat ke Kantor PT. HK guna menyampaikan aspirasi atas desakan masyarakat Kecamatan Ladongi dan sekitar Putemata dan Kecamatan Loeea di mana kondisi jalan poros penghubung Kabupaten Koltim dan Konsel mengalami kondisi yang memprihatinkan.

” Kerusakan yang terjadi bukan hanya jalan, namun satu jembatan juga mulai amblas. Disebabkan adanya PT HK BK telah mengoprasikan sejumlah mobil damtruck 10 roda guna memuat material bahan baku keperluan pembangunan waduk bendung ladongi,” ucap Risman saat berkunjung ke kantor PT. HK bersama salah satu tokoh masyarakat Idul Fitri Syam.

Menurut Risman, kunjungannya ke PT HK atas desakan warga yang mengeluhkan jalan yang telah hancur termasuk salah satu jembatan yang mulai amblas.

” Saya ke Kantor HK atas permintaan warga yang mengeluh kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Setelah saya turun langsung kelapangan untuk mengecek memang benar apa yang di sampaikan warga,” beber Risman.

Lanjut Kata Risman, warga sudah sangat kesal dengan kondisi seperti sekarang ini, bahkan dari beberapa hari warga sudah mau bertindak untuk lakukan aksi penahanan kendaraan mobil damtruk 10 roda tersebut, namun saya minta kerjasamanya dengan tokoh masyarakat untuk menahan amarah warga untuk tidak berbuat seperti itu dulu.

” Nah dengan demikian sebelum hal hal yang tidak diinginkan terjadi dan untuk tidak saling merugikan kesemua pihak , maka saya mengambil langkah konkrit untuk menyampaikan meminta ke Pihak HK maupun BK untuk menghentikan tidak memuat bahan material menggunakan lagi damtruck kapasitas besar 10 roda, sebagai mana aspirasi yang disampaikan warga kesaya. Saya berharap pihak HK , BK selaku pelaksana Kontraktor Pembangunan Waduk Ladongi dapat mempertimbangkan kemungkinan kemungkinan yang tidak diinginkan terjadi, karena selain memang ada upaya percepatan PT HK BK dalam menyelesaikan pekerjaannya pihak Kontraktor juga harus memikirkan keselamatan bagi kepentingan orang banyak di masyarakat.” Tegas Risman.

Demikian juga disampaikan Tokoh masyarakat Idul Firi Syam kepada media ini membenarkan pernyataan Angota Dewan Risman.

” ia betul sejak adanya mobil damtruck kapasitas besar 10 roda yang diopsrasikan oleh HK itu sangat meresahkan masyarakat karena selain kalan dan jembatan ini semakin hancur juga berdampak pada rawan kecelakaan, karena sudah sering banyak pengendara motor roda dua dikarenakan kalau musim hujan selain lubang jalannya semakin mendalam juga sangat licin, kemudian jembatan juga secara pelan pelan sudah mulai amblas, dikarenakan beban muatan yang sangat berat, bagaimna kalau yang melintas dijalan raya ini roda 10 yang bermuatan penuh, itukan tidak sepadan dengan kekuatan bobot jalan saat ini.” ketus Idul

Idul Firi Syam juga mengakui pembangunan waduk bendung ladongi sangat penting karena nantinya akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Koltim, tapi menjaga keselamatan untuk warga masyarakat pengguna jalan juga perlu dipikirkan.

” Pembangunan bendungan ladongi sangat penting, kalau bisa pemuatan material menggunakan 6 roda saja,” pintanya

Sementara itu Pihak Kontraktor PT HK /BK, Nerva Diaz Selaku PMD Projek Maneger saat dikonfirmasi ini mengatakan, dari beberapa poin permintaan usulan ataupun keluhan masyarakat terkait permintaan pemberhentian penggunaan mobil damtruk 10 roda kapasitas berat yang menurut warga menjadi penyebab kerusakan jalan dan jembatan yang disebabkan adanya mobil damtruck 10 roda yang dapat mengancam keselamatan jiwa pengguna jalan lainya . Sehingga yang disampaikan melalui anggota dewan Risman Kadir bersama Tokoh Masyarakat Kecamatan Ladongi Idul Fitri Syam, Pihaknya HK BK terlebih dulu akan melakukan kordinasi rapat interen bersama Owner Konsultan dan Dinas PU Koltim dikarenakan pada mulanya adanya pengoprasian kendaraan mobil damtruck 10 roda itu adalah hal yang disepakati bersama dengan dines PU terkait dengan pencepatan pembangunan Waduk bendung ladongi.

” Kita sendiri dari pihak kontraktor ini dalam penggunaan alat kendaraan baik 10 roda atau 6 roda tidak ada sisi positif negatifnya karena segala sesuatu sebelumnya sudah konfirmasi kepihak konsultan maupun dinas PU.” ungkap Herva Diaz

Kalau dari pihak kami tidak ada yang dilanggar kami melakukan pekerjaan tetap melalui prosedur, sudah standar dan sesuai aturannya, tentunya kami juga selalu memikirkan tentang keselamatan baik itu dampak dimasyarakat.

“Persoalan permintaan pemberhentian pengoprasian kendaraan mobil damtruck 10 roda saya akan berkordinasi terlebih dahulu konfirmasi bersama kontraktor, owner , konsultan dan dinas PU terlebih dahulu. Karena hal ini juga atas kesepakatan bersama disetujui PU. “Tutup Herva Diaz.

Laporan : Abdul Rahim.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed