Nasionalinfo.Com,Kolaka – Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Kabupaten Kolaka kembali menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga mengaku resah karena aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika disebut berlangsung secara terbuka di beberapa lokasi.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa di Kelurahan Ngapa terdapat dua orang berinisial AI dan AK yang diduga terlibat dalam peredaran sabu. Menurut sumber tersebut, transaksi diduga berlangsung secara terang-terangan sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, warga juga menyebut sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas peredaran narkotika, yakni di sekitar tempat pencucian mobil di Kelurahan Ngapa, depan dealer Suzuki di Kelurahan Lalomba, Jalan Sunu, dan Lorong Bendungan.
Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap informasi tersebut. Mereka meminta setiap pihak yang terbukti melanggar hukum diproses sesuai ketentuan yang berlaku agar peredaran narkotika di Kabupaten Kolaka dapat diberantas.
Menanggapi informasi tersebut, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kolaka, IPTU Jamal, saat dikonfirmasi media ini menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang telah diterima.
“terima kasih infonya kami tindak lanjuti,” kata IPTU Jamal. Selasa, 14/6/2026
Sementara itu, Kepala Subbagian Umum Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka, Barlin Adam, mengatakan pihaknya sebelumnya pernah melakukan penelusuran di wilayah Kelurahan Ngapa berdasarkan informasi masyarakat. Namun, saat kegiatan berlangsung, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika.
Barlin Adam menjelaskan bahwa adanya dugaan kebocoran informasi sebelum operasi merupakan isu yang beredar di masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, dugaan tersebut harus dibuktikan melalui proses penyelidikan yang sah dan berdasarkan alat bukti yang cukup.
BNN Kabupaten Kolaka menegaskan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Kolaka.
Terkait kebocoran tersebut media ini masih berupaya mengumpulkan sejumlah keterangan warga adanya oknum APH yang di duga kuat menjadi bekingan peredaran sabu di jemulah titik di Kabupaten Kolaka
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan atau tanggapan dari pihak-pihak yang disebut warga terkait dugaan tersebut. Informasi mengenai dugaan keterlibatan individu tertentu maupun dugaan adanya kebocoran informasi masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Media ini juga memberikan kesempatan hak jawab kepada pihak-pihak yang disebut apabila ingin memberikan klarifikasi.















