oleh

DPRD Koltim Minta PT. SARI Hentikan Aktifitas Tanam Sawit di Lahan Sengketa

Nasionalinfo.com, Koltim – Tim Reses Dapil IV yang beranggotakan lima orang anggota DRRD Kolaka Timur kembali mengunjungi Lahan Perkebunan Sawit milik PT. SARI yang diduga bersengketa dengan masyarakat warga Tawatawaro. Sabtu 1/2/2020.

Dalam kunjungannya Ketua Tim dapil IV Andi Musmal bersama empat anggota DPRD Koltim, Yosep Sahaka, Ridwan Basnapal, Hj. Murni dan Rika Safitri meninjua dan melihat langsung tempat terjadinya pengrusakan dan penyerobotan lahan warga Tawatawaro oleh PT. SARI.

Setelah melihat kondisi lapangan, Andi Muswal mencoba menghubungi Manager PT. SARI lewat sambungan telepon seluler. Dirinya berharap agar manager PT. Sari bisa hadir di lokasi guna mencari solusi yang tepat.

Namun saat Manager ( Geri ) di hubungi lewat telepon seluler, dirinya justru tidak bisa hadir dengan alasan lagi ada urusan di Polres Kolaka.

” Saya sudah menghubungi pak Geri tapi beliau tidak bisa hadir dengan alasan lagi ada urusan di Polres Kolaka, ” ucap Andi Musmal di hadapan warga Tawatawaro.

Ketgam : Lahan yang diduga di serobot dan di Tanami Sawit oleh PT. SARI

Demi mencairkan suasana agar tetap kondusif, Andi musmal beserta empat anggota dewan lainnya di hadapan warga tawatawaro dan karyawan serta security PT. SARI dengan tegas mengatakan agar menjadwalkan undangan resmi guna memanggil semua pihak terkait dengan permasalahan ini.

” Selambat lambatnya, senin, 3 februari 2020 kami akan menanggil ulang pihak terkait termasuk PT. SARI. Kami juga akan meminta agar pihak PT. SARi mengehentikan dulu aktifitas penanaman sawit di lahan yang bersengketa hingga permasalahan ini diselesaikan “, tegas Andi Musmal di hadapan warga dan karyawan Pt. Sari.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Kapolsek Mowewe, Iptu Sarnunga dan Kepala Desa Tawatawaro, Bahar.

 

Laporan : Abdul Rahim

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed