Nasionalinfo.Com, Kolaka – Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah seorang warga lanjut usia (lansia) di Desa Toari, Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka, mendapat perhatian dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kolaka.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang tertimpa musibah, DPC APDESI Kolaka melalui Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) APDESI Toari turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan, Minggu (23/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada korban yang kehilangan tempat tinggal setelah rumahnya dilalap api hingga rata dengan tanah.
DPC APDESI Kabupaten Kolaka yang dipimpin H. Binsar, S.AP., M.M., diwakili Ketua DPK APDESI Toari Hiqmah, S.Pd.I., NL.P., bersama Kepala Desa Toari sekaligus Bendahara DPK APDESI Toari Asdar, S.Pd.** Kehadiran mereka turut didampingi Wakil Sekretaris DPC APDESI Kolaka, Ramadan.
Tidak sekadar sembako, bantuan yang diberikan juga berupa peralatan memasak dan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan korban di tengah kondisi sulit pascakebakaran.
Ketua DPK APDESI Toari, Hiqmah, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian APDESI terhadap masyarakat, khususnya warga desa yang sedang menghadapi musibah.
“Bantuan kemanusiaan ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian kita terhadap sesama. Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan dipergunakan sebagaimana mestinya,” kata Hiqmah mewakili H. Binsar.
Sementara itu, Kepala Desa Toari, Asdar, mengaku terharu sekaligus menyampaikan apresiasi atas kepedulian jajaran APDESI Kolaka.
Menurutnya, korban merupakan warganya sendiri sehingga dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi keluarga yang tengah menghadapi musibah.
“Saya sangat berterima kasih atas kepedulian ini. Apalagi yang tertimpa musibah adalah warga saya sendiri. Sekali lagi terima kasih kepada Ketua dan Pengurus DPC APDESI Kabupaten Kolaka serta Ketua DPK APDESI Toari beserta jajarannya,” ujar Asdar.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada 18 Agustus 2026 di Dusun II, Desa Toari. Kobaran api menghanguskan rumah milik seorang warga lansia hingga tidak tersisa.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban harus kehilangan rumah beserta sejumlah harta benda, dengan kerugian yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Di tengah kepedihan akibat kehilangan tempat tinggal, bantuan APDESI tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus pesan bahwa warga yang tertimpa musibah tidak sendirian.
Kepedulian seperti ini diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, karena di saat musibah datang, gotong royong dan kemanusiaan menjadi kekuatan untuk bangkit kembali.















