oleh

Reses Di Kecamatan Tinondo, 7 Anggota DPRD Koltim Prihatin Atas Keluhan Warga Lahannya Di Serobot PT. SARI

Nasionalinfo.com, Koltim – 7 orang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) gelar reses sidang pertama 2020 di Aula Kantor Camat Tinondo Kabupaten Kolaka Timur. Selasa 28/1/2020.

7 Orang yang tergabung dalam tim dapil IV Andi Musmal, Komisi 3 praksi kader PAN selaku Ketua tim, Yosep Sahaka, Komisi III Praksi Golkar, Ridwan Basnapal, Komisi 2 Praksi PKS. Hj. Murni, komisi 2 Praksi Demokrat,. Yadin, Komisi 1 Praksi PDIP. Rika Safitri, Komisi 1 Praksi NASDEM. dan Yunianti Komisi 3 Praksi NASDEM. Juga hadir Kapolsek Mowewe IPTU SARNUNGA, para kepala desa dan Camat Tinondo.

Reses tersebut membahas pembangunan inprastruktur deker , bansos, bantuan Fasilitas pertanian dan masalah kesehatan yang sudah diusulkan masyarakat sejak 2018 lalu namum hingga kini belum terealisasikan, di beberapa Desa seKecamatan Tinondo.

Selain membahas infrastruktur, pertemuan tersebut juga membahas persoalan perkebunan sawit rawa tinondo yang hingga kini masih berkelanjutan, termasuk penyerobotan lahan disertai pengrusakan tanaman milik warga Desa Tawatawaro oleh pihak Perusahaan Perkebunan Sawit PT Sari.

Ashar salah satu warga Desa Tawatawaro di hadapan anggota DPRD menyampaikan keluhannya bahwa lahan miliknya telah diserobot dan tanaman yang tumbuh dirusak oleh perusahan sawit PT. SARI selain itu dirinya juga meminta perlindungan serta keadilan hukum.

” Tolong Pak Dewan yang terhormat kami beserta teman teman saat ini dalam ketakutan, karena pihak perusahaan sawit di desa kami sudah bertindak sewenang wenang. Selain lahan milik kami diserobot, tanaman kami juga dirusak diganti oleh tanaman sawit milik perusahaan, saya juga ditakut takuti oleh oknum brimob yang mengawal perusahaan sawit, kami bahkan kami juga pernah ditakut takuti pake senjatanya, jadi tolong Pak Dewan bantu kami untuk perjuangkan hak hak kami yang telah dikuasai Pihak Perusahaan Sawit ” Ungkap Ashar sembari meneteskan Air Mata.

Mendengar atas keluhan warga, 7 anggota DPRD dengan merasa hibah, terlihat muka sedih turut bersimbah air mata seakan duka mendalam, melihat dan mendengar keluhan warga di Kecamatan Tinondo.

Andi Musmal selaku pimpinan rapat beserta 6 rekanan anggota Dewan yang hadir pada reses tersebut sepakat dan berjanji akan segera menyikapi dengan serius terkait permasalahan rawa tinondo.

” Hal ini sangat kami sesalkan, dan sepulang dari reses ini insyaallah saya akan mendesak lembaga DPRD di Koltim untuk membahas masalah ini bahkan meminta untuk segera dinaikan setatusnya, apakah kita akan membuat pansus apa panja, saya kira itu yang akan saya desak disana, dan insyaallah setelah kami rapat kesepakatan paling lama lusa hari Jumat kami akan turun di lokasi, tentunya kami akan memanggil yang terkait terutama Pemerintah Daerah, Pihak Perusahaan , dan masyarakat yang merasa dirugikan juga tidak luput pihan BPN akan kami hadirkan”. Pungkas Andi Musmal saat ditemui di kegiatan reses.

Hingga berita ini ditayangkan pihak PT. SARI belum bisa di mintai keterangan terkait polemik penyerobotan dan pengrusakan tanaman warga desa Tawatawaro

 

Laporan : Abdul Rahim

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed