Nasionalinfo.com, Kolaka – Situasi di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) kembali memanas pada Minggu (2/8/2026). Dugaan pemblokiran akses jalan yang disebut melibatkan PT Vale Indonesia bersama mitranya memicu ketegangan di lapangan hingga aparat dari Satuan Brimob melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk mengendalikan situasi.
Berdasarkan video yang diterima redaksi Nasionalinfo.com, tampak Direktur PT MPP, Aguan alias Rudi, turun langsung ke lokasi dan meluapkan protes atas tertutupnya akses jalan menuju kawasan PSN PT IPIP. Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah dump truck 10 roda melintang di badan jalan sehingga aktivitas operasional terganggu.
Akibat akses jalan yang tertutup, kendaraan operasional milik PT IPIP, PT Rimau, serta sejumlah perusahaan mitra lainnya tidak dapat melintas. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan dan menghentikan sementara aktivitas operasional di lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, pihak mitra PT IPIP sempat meminta agar kendaraan yang digunakan untuk menutup akses jalan dipindahkan. Namun, permintaan tersebut disebut tidak diindahkan sehingga jalur operasional tetap tertutup. Akibatnya, pihak mitra PT IPIP kemudian membuka paksa pemalangan dengan memindahkan kendaraan yang menghalangi akses jalan demi mengembalikan kelancaran aktivitas operasional.
Tindakan tersebut memicu adu argumen antara kedua belah pihak dan situasi di lokasi semakin memanas. Untuk mencegah bentrokan fisik, personel Brimob yang melakukan pengamanan melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara guna membubarkan massa dan mengendalikan keadaan.
Menurut informasi yang diperoleh redaksi dari pihak yang berada di lokasi, insiden tersebut sempat menimbulkan ketegangan antara pihak yang diduga terkait dengan PT Vale Indonesia dan pihak mitra PT IPIP. Berkat pengamanan aparat, situasi akhirnya dapat dikendalikan sehingga bentrokan fisik berhasil dihindari.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT Vale Indonesia terkait dugaan pemblokiran akses jalan maupun insiden yang terjadi di lokasi. Nasionalinfo.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak PT Vale Indonesia dan akan memuat hak jawab atau klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
















