oleh

Bupati Koltim Gelar Rapat Terbatas Bersama Wakil Gubernur Bahas Penanganan Covid-19

Nasionalinfo.com,Kolaka Timur – Bupati  Kolaka Timur  Hj. Andi Merya, S.Ip Kembali menerima kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara ( Sultra)   DR. H. Lukman Abunawas. SH. M.SI, Dalam kunjungan itu Gubernur langsung menggelar rapat terbatas di Aula Kantor Pemkab Kolaka Timur, rabu (15/9/2021) mengenai penanganan Covid-19 di Kabupaten Kolaka Timur.

“Rapat terbatas membahas mengenai evaluasi penanganan Covid-19 ,” kata Bupati mengawali kegiatan rapat terbatas.

Menurut bupati, terdapat beberapa hal yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kabupaten Kolaka Timur itu. Diantaranya mengenai upaya yang telah dilakukan agar lebih dimaksimalkan kembali guna terus melaksanakan giat giat vaksinasi secara masal serta berbagi bantuan nerupa masker dan kebutuhan lainnya di setiap wilayah Kecamatan di Kolaka Timur yang terdampak Covid – 19.

Lebih lanjut sebagai mana dalam sambutannya Bupati Kolaka Timur, Hj Andi Merya Nur melaporkan bahwa angka kasus harian masih fluktuatif meskipun secara akumulasi terjadi penurunan sejak awal September 2021. Berdasarkan data per tanggal 13 september 2021 yaitu konfirmasi (positif) 652 orang, kasus aktif (masih dalam perawatan) 55 orang, sembuh (selesai isolasi) 563 orang dan meninggal 34 orang.

“Kondisi ini patut kita syukuri bersama, karena sejak diberlakukannya PPKM level 3 di Kabupaten Kolaka Timur, pelaksanaan protokol kesehatan diperketat, dan jumlah testing terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Sejak awal pandemi kata Merya Nur, Koltim terus-menerus berupaya mengedukasi penerapan protokol kesehatan. Bahkan terkait hal ini telah ada Peraturan Bupati Nomor 35 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Kolaka Timur. Namun pihaknya mengakui sejak munculnya Perbup (Peraturan Bupati) tersebut, pelaksanaan prokes masih dapat dikatakan cukup rendah di masyarakat. Akan tetapi saat ini sejak diberlakukannya PPKM level 3 di Kabupaten Kolaka Timur sejak tanggal 25 juli 2021 melalui instruksi Mendagri Nomor 26 Tahun 2021 yang diperpanjang beberapa kali sampai sekarang.

“Maka penerapan protokol kesehatan diperketat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. begitupula semakin hari tingkat kesadaran masyarakat sudah mulai membaik sehingga outputnya adalah angka kasus harian mulai menurun,” tuturnya.

Selanjutnya dalam rangka pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan dalam menunjang pencegahan dan pengendalian penyakit ini. Dia mengatakan Pemkab Koltim sudah cukup banyak mengadakan alat kesehatan maupun bahan medis habis pakai termasuk alat pelindung diri (APD) serta juga mendapat bantuan dari satuan tugas provinsi Sultra dalam hal pemenuhan sarana isolasi.

Pelaksanaan vaksinasi sejak dicanangkan tanggal 2 februari 2021, Merya Nur mengatakan di Koltim saat ini jumlah yang telah diberikan vaksinasi yaitu dosis pertama sebanyak 20.829 orang (21,8 persen) dan dosis kedua sebanyak 11.784 orang (12,3 persen). Sasaran divaksinasi mulai dari nakes (tenaga kesehatan) sudah mendapatkan dosis ketiga, kelompok pelayan publik, lansia, masyarakat umum rentan, dan terakhir yang masih berlangsung kelompok remaja (usia sekolah) umur 12-17 tahun.

“Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur juga telah memberikan bantuan-bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup mereka bahkan sampai tingkat desa dan kelurahan.” Terang Andi Merya.

Adapun Wakil Gubernur Sultra Dr, H. Lukman Abunawas, SH. M.Si menyampaikan bahwa kunjungannya di Kolaka Timur merupakan sudah hari ke empat atas pelaksanaan kegiatannya.

“Hari ini hari ke-4 setelah perjalanan di beberapa kabupaten. Ada beberapa hal penting yang pertama kita harus perketat prokes kesehatan, yang kedua wajib menggunakan masker keluar rumah, dikantor dan ditempat umum harus menjaga jarak, yang ketiga mencuci tangan itu prokes yang harus dilaksanakan.
Bagaimanapun juga selama merebaknya viurus di sulawesi tenggaea mulai bulan maret tahun 2020, bersyukurnya kita di sulawesi tenggara adanya pemberlakuan PPKM angka kematian menurun. Pembatasan perlu agar nantinya mempercepat adanya penyebaran virus covid-19 yang harus diwaspadai. Penyebaran covid-19 ini mempengaruhi beberapa aspek, aspek kesehatan, mepengaruhi ekonomi karena aktivitas masyarakat dibatasi. Tentunya kita harus mematuhi aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh pemarintah khususnya jajaran ASN dan komando-komando.
Dengan penerapan vaksinasi umum salah satu upaya pemerintah untuk memberi kesehatan tubuh.” Terang Wagub.”

Setelah agenda rapat terbatas usai dilaksanakan dilanjutkan Giat Apel Gabungan Persiapan Penangan Covid -19 Tingkat Kabupaten Kolaka Timur di Lapangan tribun Lalingato. Kemudian Wakil Gubernur Sultra bersama Bupati Koltim beserta rombongan Tim Gugus Tugas Covid – 19 lanjut menuju Gedung Olah Raga Atula Kecamatan Ladongi guna melaksanakan gelar vaksinasi masal dan serah kan bantuan terhadap masyarakat Koltim yang terdampak covid – 19.

Kegiatan rapat terbatas tersebut di hadiri  Wakil Ketua DPRD Kolaka Timur, Kasi Ren Korem 143/HO Kol Czi Darodi Agus SE.M.Si, Kapolres Kolaka AKBP Syaiful Mustofa. S.IK. M.SI, Sekda Kolaka TimurAndi Muh Iqbal Tongasa S.Stp.M.Si, Pabung Kolut.Mayor Inf Sukastryanto. S.Sos, Lanud Haluoleo Mayor Tek Jaya Sadikin Kalamanja, Danramil 1412-01/Tirawuta.Kapten Inf Mappatoba, Wakapolsek Rate-Rate.AKP Hamzah Wakapolsek Rate-Rate, Kadis Kesehatan Kolaka Timur. Ir. Barwik irait, beserta para Kepala SKPD, Kapus dan Camat Sekolaka Timur.

Laporan : Abdul Rahim

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed