oleh

Aktifitas Tambang PT. Raidili Pratama Diduga Cemari Sungai Dan Rusak Cengkeh Warga Desa Tetebao Kolut

Nasionalinfo.Com, Kolut – Aktifitas Pertambangan Pt. Raidili Pratama yang terletak di Desa Tetebao Kecamatan Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara diduga keras mencemari sungai Tetebao yang merupakan sumber Kehidupan warga dan merusak tanaman cengkeh.

Pt. Raidili Pratama merupakan Joint Operasional ( JO ) Pt. Tambang Mineral Maju ( TMM ) dan Pt. Kurnia yang berada di Desa Tetebao Kecamatan Batu Putih Kolaka Utara.

Selain mencemari air Sungai, aktifitas Pt. Raidili Pratama juga merusak perkebunan cengkeh milik warga Desa Tetebao.

Salah satu warga Desa Tetebao, Haja Andi Emmi Herman kepada media ini menuturkan bahwa, aktifitas pertambangan Pt. Raidili Pratama sudah mencemari air sungai yang merupakan sumber kehidupan warga desa Tetabao.

” Selain mencemari air sungai, Pt. Raidili juga merusak perkebunan cengkeh “, ucap Andi Emmi. Senin 11/11/19.

Lanjut Kata Andi Emma, puluhan warga Desa tetebao merasa dirugikan dengan aktivitas pertambangan Pt. Raidili Pratama karean kebun cengke miliknya di jadikan tempat pembuangan OB oleh perusaan tambang tersebut.

” Kami merasa dirugikan, kebun cengkeh kami rusak akibat pembuangan OB dijadikan dinding jalan sehingga tanaman cengkeh kami tertimbun, apalagi saat hujan turun kebun cengkeh kami tergenang air “, bebernya

Menurutnya Andi Emma, jika hendak pergi kekebunnya dirinya harus mengambil surat dari perusahaan sedangkan handphone harus dititip dipos jaga dan warga yang hendak masuk di batasi.

” Saya sebagai pemilik lahan perkebunan cengkeh merasa keberatan, jika ada apa apa kami menghubungi keluarga susah karena handphone harus di titip dipost jaga. Itupun kamu tidak boleh setiap hari ke kebun kami. Anehkan ?? “, ketusnya

Tak hanya itu, menurutnya, lahan perkebunannya di jadikan jalan houling namun sampai hari ini juga pihak perusahaan tidak pernah memberikan kompensasi. Untuk itu dirinya dan warga Desa tetabao berencana akan menutup jalan houling yang dilalui Pt. Raidili Pratama.

” Mediasi sudah sering dilakukan oleh pemerintah setempat, namun sampai hari ini belum ada titik temu. Kami akan menutup jalan houling, karena itu lokasi perkebunan kami “. Tutup Andi Emma

Hingga berita ini ditayangkan managemen Pt. Raidili Pratama bahkan Pt. Tambang Mineral Maju belum bisa dihubungi terkait keluhan Warga Desa Tetebao Kecamatan Batu Putih.

Laporan : Musriadi

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed