Nasionalinfo.Com, Kendari — Lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tapak Kuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), dijadwalkan mulai beroperasi pada 22 Oktober 2026.
Kawasan ini disiapkan sebagai lokasi berjualan bagi pedagang yang direlokasi dari Pasar Grosir.
UMKM Tapak Kuda berdiri di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi dan direncanakan ditempati sekitar 50 pedagang. Mereka terdiri dari pedagang sembako, sayur-mayur, hingga ikan.
Aktivitas perdagangan di kawasan tersebut dijadwalkan berlangsung setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WITA.
Kuasa hukum pedagang, Sulaiman, S.H., M.Kn., mengatakan pembukaan UMKM Tapak Kuda diharapkan dapat memudahkan para pedagang yang direlokasi untuk kembali menjalankan aktivitas usaha mereka.
“Kami tegaskan bahwa UMKM Tapak Kuda bukan pasar, hanya lapak biasa yang buka jam 4 sore dan tutup ja 9 malam,” tegasnya.
Lanjutnya, keberadaan lapak di atas lahan pribadi tersebut menjadi alternatif bagi pedagang untuk tetap berjualan dan melanjutkan usaha mereka.
Saat ini, puluhan lapak telah berdiri di kawasan tersebut dan masing-masing telah dimiliki oleh pedagang yang akan menempatinya.
Sementara itu, salah seorang pedagang Pasar Grosir, Jusmin, mengaku memilih pindah ke UMKM Tapak Kuda setelah dirinya tak diijinkan untuk berjualan di Pasar Banteng.
Dengan rencana beroperasinya UMKM Tapak Kuda pada 22 Oktober mendatang, para pedagang berharap dapat kembali berjualan dan memperoleh kepastian tempat usaha untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
Kehadiran kawasan tersebut juga diharapkan menjadi ruang bagi pedagang sembako, sayur-mayur, dan ikan untuk melanjutkan usaha mereka di tengah proses relokasi pedagang Pasar Grosir.
Laporan : Hdr
Editor : Redaksi









