oleh

ODP Kolaka Bertambah, Jumlah Pelayat Pasien PDP Yang Meninggal 261 Orang

Nasionalinfo.Com, Kolaka – Jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) Virus Corona di Kabupaten Kolaka Hingga sampai Hari ini mencapai 76 orang, 6 orang sudah di nyatakan sehat.

Juru bicara Satgas Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka, Dr. Muhammad Aris saat di temui di posko tanggap penanganan Covid19 mengantakan, bahwa jumlah ODP sampai hari ini berjumlah 76 orang.

” Berdasarkan data sementara, hinggga pukul 12.00 Wita. orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Kolaka terus bertambah. Tercatat, ada 76 warga Kolaka sudah masuk dalam pemantauan Corona, 6 orang sudah sehat. Jadi tinggal 70 orang yang masih status ODP. Semua di moninan dari warga yang baru pulang dari luar Kabupaten Kolaka,” ucap Dr. Muhammad Aris. Senin, 31/3/2020.

Lanjut Muhammad Aris, Warga yang baru pulang kebanyak dari luar kota seperti dari Makassar, semarang, kalimantan. Bahkan satu orang baru pulang dari Negara Singapura.

” Ada satu mahasiswa yang baru pulang dari Singapura. Statusnya ODP, saat ini kita masih pantau,” terang Jubir satgas gugus Covid19 Kolaka.

Muhammad Aris juga menambahkan bahwa sampai hari ini jumlah data pelayat yang datang dirumah duka Almarhuma R pasien berstatus PDP yang meninggal di rumah sakit Bahteramas, berjumlah 261 orang.

” Data pelayat sampai hari ini sudah 261 orang. Kolaka 201 orang dan Bombana 60 orang. Sedangkan pelayat dari Kabupaten Kolaka Timur masih kita data,” beber Dr. Muhammad Aris.

Masih Kata Jubir, Sampai hari ini kami masih menunggu hasil swab uji Laboratorium terkait meninggalnya Almarhuma R di rumah Sakit Bahteramas yang berstatus PDP.

” Hasilnya belum keluar, kalau sudah keluar pasti kami umumkan,” tutup Dr. Muhammad Aris Jubir Satgas Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka.

Laporan : AO

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

      1. Perbaiki judul ta bro, jgn bkin resah warga 90% warga indonesia kebanyakan jarang mmbaca isinya kebanyakan liat judulnya sja.

News Feed