oleh

Diduga Korban Tabrak Lari, Karyawan Koran Waspada Kritis

Nasionalinfo.Com , Sumut – Kejadian naas ini begitu Cepat terjadi , seorang pengendara sepeda motor jatuh terpental ke Aspal dan terseret  sejauh 20 meter , tempat kejadian perkara tepatnya didepan puja Sera kuda mas Pulo Brayan Medan Sumatera Utara ,Sekira pukul  23:50 ,Jum’at 30/08/19

Bukan tanpa sebab , Di duga menjadi korban Tabrak lari , Sugito (50) warga jalan Muslim Pancasila gang sepakat tanah enam ratus Medan Marelan itu pun segera di bawa ke rumah sakit martha friska jalan kl Yos Sudarso km 6 Medan.

Dari  ruangan IGD rumah sakit martha friska , Sugiarto (48) saksi sekaligus teman korban menuturkan kejadian kecelakaan kepada petugas Pos polisi unit lantas polsek Medan barat yang meluncur Ke TKP dan mengcrosschek ke rumah sakit, guna diteruskan kepada petugas satuan lantas Polrestabes Medan pada unit lakalantas .

” Ketika itu kami jalan ber iringan bang , kami baru keluar dari jalan pelita samping puja Sera kuda mas pulo Brayan ,kami menuju arah ke heletia, namun tiba tiba dari arah jembatan layang dari arah Cemara menuju ke Helvetia terdengar mobil meraung kencang di duga tak terkendali  dan seketika menyambar teman saya ini bang ” ucapnya gemetaran sedikit shock mengingat ke jadian .

Korban mengalami luka serius , ditemukan robek menganga pada bagian kepala hingga  tak sadar kan diri dan mengalami pendarahan hebat.

Istri korban bernama susi (49) datang kerumah sakit martha friska menangis histeris melihat kondisi suaminya yang menjadi korban Tabrak lari.

” Saya berharap petugas ke polisian dapat mengungkap  , pelaku tabrak lari ini, dan semoga polisi dapat mengidentifikasi mobil yang menabrak suami saya” harapnya dengan suara lirih.

Belakangan di ketahui , saat di rawat di rumah sakit ternyata dompet korban yang berisikan sejumlah uang dan kartu identitas tidak di ketemukan, di duga raib di TKP saat ke jadian .

Teman satu kerjaan dengan korban yang hadir menjenguk pada malam ke jadian sangat terpukul dan shock.

“Tidak ada tanda tanda dan firasat akan terjadi musibah , tadi setelah lepas shift dan menuju pulang dari percetakan Koran harian waspada di jalan sidorukun Krakatau , bang Gito masih terlihat ceria seperti biasanya” , ucap teman korban bernama  Bayu .

Tak berapa lama setelah korban mendapat perawatan petugas medis  ruangan IGD , korban di pindahkan ke ruangan ICU guna perawatan lebih intensif , karena luka parah yang terjadi di bagian kepala.

Pihak ke polisian unit lakalantas yang melakukan olah TKP mengatakan nanti akan melakukan pengembangan guna mengidentifikasi jenis ,plat nomor mobil pelaku , salah satunya melihat dari rekaman CCTV yang terpasang di depan Rumah warga ,Ucap Iptu Sitompul

 

Laporan : Edy Sihotang

Editor : Redaksi

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed