Tim Khusus Polri Tinjau Lokasi Kecelakaan Maut Tol Cipali
Tim Khusus Polri Tinjau Lokasi Kecelakaan Maut Tol Cipali
Posted by

Tim Khusus Polri Tinjau Lokasi Kecelakaan Maut Tol Cipali

Technical Analysist Accident atau Tim Analisis Kecelakaan (TAA) Korps Lalu Lintas Polri pagi ini, Selasa, 07/07/2015, akan meninjau langsung lokasi kecelakaan maut di Tol Cipali, yang telah menewaskan tujuh orang dan empat orang kritis.

“Unit kendaraan TAA Korlantas Polri saat ini sedang menuju lokasi laka Tol Cipali di KM 178,” demikian bunyi pesan Korlantas Polri yang diterima awak media di mabes polri.

Kedatangan Tim Korlantas itu untuk melakukan simulasi dan analisa terkait kecelakaan tersebut. Analisis yang dilakukan Tim Korlantas Polri menggunakan sistem komputerisasi.

Sebelum Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Majalengka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di Tol Cipali, Senin petang, 06/07/ 2015. Kecelakaan tersebut melibatkan satu mobil minibus Daihatsu Grandmax dan satu truk tangki yang sedang berhenti.

Berdasarkan hasil investigasi polisi, kecelakaan bermula ketika mobil minibus yang melaju di tol dengan kecepatan mencapai 110 km/jam itu tiba-tiba mengambil lajur kiri untuk mendahului, namun disaat bersamaan ada truk tangki yang sedang berhenti karena mengalami kerusakan pengereman.

“Minibus tersebut menabrak sebelah kanan truk, kemudian oleng ke kanan, berputar dan masuk ke parit jalan, lalu terbakar,” kata Kanit Laka Lantas Polres Majalengka Iptu Suhendi saat di mintai keteranganSelasa, 07/07/2015.

Kecelakaan maut tersebut telah menewaskan tujuh orang. Tiga diantaranya tewas di tempat, tiga lainnya tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit dan satu orang tewas tadi malam di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon. Sedangkan empat korban masih dalam pemeriksaan intensif di RS.

Dari hasil penyelidikan polisi juga menyebutkan saat melaju dengan kecepatan tinggi di Tol Cipali, minibus tersebut menyalahi batas maksimal daya angkut kendaraan. Menurut dia, daya angkut minibus jenis Grandmax ini maksimal diisi 8 orang termasuk sopir.

“Jadi di sini penumpang jumlah totalnya bersama sopir berjumlah 11 orang,” ujar dia. (M solihin)

baca juga:

0 2 2292 07 July, 2015 Jabar, Jakarta, Jateng, Ragam July 7, 2015

Facebook Comments