Bandung Dan Yogyakarta Didaulat Sebagai Kota Kreatif Indonesia
Bandung Dan Yogyakarta Didaulat Sebagai Kota Kreatif Indonesia
Posted by

Bandung Dan Yogyakarta Didaulat Sebagai Kota Kreatif Indonesia

Badan Ekonomi Kreatif menelurkan sebuah konsep untuk membangun creative city atau kota kreatif. Badan yang dibentuk pada Januari oleh Presiden Jokowi ini menyiapkan Bandung dan Yogyakarta sebagai kota kreatif di Indonesia.

Konsep creative city yang dibuat nantinya akan spesifik di tiap kota Indonesia. Menurut Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf sudah banyak contoh di negara lain yang memiliki creative city.

Sementara itu di Indonesia setidaknya ada Bandung dan Yogyakarta yang siap untuk dibangun sebagai kota kreatif. Triawan juga sudah berbincang dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil soal gagasan ini.

“Di Bandung akan ada technopolis, nanti mungkin mirip seperti itu. Tapi kalau technopolis itu kan lahannya swasta, jadi butuh waktu yang cukup lama. Kalau lahan swasta itu biasanya terkendala harga dan ini itu. Kalau lahannya punya pemerintah, tentu akan lebih cepat,” tutur ayah dari penyanyi Sherina Munaf ini usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa 03/03/2015.

Ia juga telah dihubungi oleh Dubes RI untuk Amerika Serikat dan menyatakan bahwa beberapa perusahaan asal AS siap bertemu. Triawan memandang pertemuan itu nantinya dapat sekaligus membantu Indonesia mengembangkan creative city.

“Nanti akan ada kunjungan dari United States Chamber of Commerce (USCC) yang juga akan bawa perusahaan-perusahaan. Kami sudah ingin bergerak cepat, tapi masih terbentur undang-undang untuk rekrut anggota dan belum bisa tempati ruangan untuk kantor karena belum memiliki Kuasa Pengguna Anggaran,” kata Triawan.

Rencana pembangunan creative city belum bisa dilakukan dengan cepat karena dirinya belum mendapatkan staf untuk membantunya.

“Selama ini kami membuat konsep-konsep bersama dengan para relawan. Tapi masalahnya, kami tidak bisa langsung eksekusi karena mereka ini tidak punya Keppres (Keputusan Presiden). Kami tidak bisa menyalahi undang-undang. Maka dari itu tadi kami sekaligus meminta Keppres,” katanya.

sumber bpn/hen.

baca juga:

0 1 1081 03 March, 2015 Jabar, Jakarta, Jogja, Ragam, Sumatra March 3, 2015

Facebook Comments