BNN, Indonesia Darurat Narkoba, Sebaiknya Pengguna Melaporkan Diri
BNN, Indonesia Darurat Narkoba, Sebaiknya Pengguna Melaporkan Diri
Posted by

BNN, Indonesia Darurat Narkoba, Sebaiknya Pengguna Melaporkan Diri

Para pengguna narkoba yang ada di Jakarta didorong mau melaporkan diri ke Badan Narkotika Nasional (BNN). Hal ini dilakukan agar para pengguna narkoba itu dapat dipulihkan dan lepas dari jeratan narkoba.

Kepala BNN Provinsi DKI, Ali Johardi mengatakan saat ini Jakarta tengah dalam kondisi darurat narkoba. Sebagai ibukota, Jakarta merupakan pusat dari perputaran roda ekonomi di Indonesia yang sekaligus memberi peluang bagi pengedar narkoba.

Oleh karena itu, Ali menyampaikan salah satu cara untuk mengurangi angka peredaran narkoba adalah dengan merehabilitasi para pengguna narkoba.

“Rehabilitasi itu mengurangi jumlah permintaan narkoba sehingga angka penawaran juga bisa ditekan,” kata Ali di Jakarta, Sabtu 28/02/2015.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, tingkat penggunaan narkoba di Jakarta tertinggi di Indonesia. Dari 100 orang, tujuh diantaranya merupakan pengguna narkoba. Maka untuk itu, harus dilakukan langkah antisipasi agar jumlah pengguna narkoba tidak terus meningkat salah satunya dengan rehabilitasi.

Kepala BNN, Anang Iskandar, menambahkan di Jakarta sendiri ada 650 ribu pengguna narkoba aktif. Untuk itu ia mencanangkan program agar setidaknya 100 ribu pengguna narkoba mau melapor sebagai pengguna sehingga dapat direhabilitasi.

“Pengguna yang tidak melaporkan diri pasti dipenjara, kalau melapor dia akan direhabilitasi,” kata Anang.

Lebih lanjut, imbuh Anang, proses rehabilitasi tidaklah menakutkan seperti yang dibayangkan orang. Para pengguna narkoba dalam taraf pemula malahan hanya perlu berkonsultasi seperti layaknya rawat jalan selama 8 kali.

“Kalau bukan pecandu berat ya tidak perlu rawat inap. Paling lama 16 kali konsultasi,” ucapnya.

sumber pit.

baca juga:

0 2 924 28 February, 2015 Jakarta, Ragam, Sumatra February 28, 2015

Facebook Comments